Purehazel’s Weblog

Writing and sharing about everything in busy days…

Rosella yang Menyehatkan October 8, 2010

Tanaman Rosella yang bahasa latinnya adalah Hibiscus sabdariffa memiliki nama-nama lain, berbeda di setiap"Rosella" daerah/wilayah :

  • Inggris : Roselle
  • Kamboja : Slok chuu
  • Perancis : Oseille Rouge
  • Thailand : Krachiap- daeng, phakkengkeng

Di Indonesia, sebutan Rosella juga bermacam-macam:

  • Jawa Barat : Gamet Walanda
  • Jawa Tengah : Mrambos
  • Maluku : Roriha
  • Melayu : Asam Paya atau Asam Susur

Tanaman perdu ini tinggi nya bisa mencapai 3 m.  Perkembangbiakan tanaman Rosella yaitu secara generatif, yaitu dengan biji. Tanaman mulai berbunga pada usia 2-3 bulan, dan kelopak Rosella mulai dapat dipanen pada bulan ke 5-6 setelah penanaman bibit. Bunga Rosella merupakan bunga tunggal yang tumbuh di ketiak daun. Bagian kelopak terdiri dari delapan sampai sebelas daun kelopak yang berbulu, panjangnya 1 cm, pangkalnya saling berlekatan dan berwarna merah. kelopak bunga ini sering dianggap sebagai bunga oleh masyarakat. Bagian inilah yang sering dimanfaatkan sebagai makanan dan minuman.

Awalnya, tanaman rosella berasal dari Afrika barat lalu berkembang ke Amerika dan India. Kemudian barulah masuk ke Asia khusunya Asia selatan, Thailand, China, dan Indonesia.

Nilai Gizi Rosella

Rosella yang cantik ini memiliki kandungan Vitamin C, vitamin A, Protein, Kalsium, dan unsur-unsur lain yang berguna bagi tubuh kita. Kandungan flavonoid dan asam askorbat yang terkandung di dalam Rosella merupakan antioksidan yang berperan penting dalam tubuh. Antioksidan dalam tubuh berfungsi menetralkan radikal bebas yang berbahay bagi tubuh. Antioksidan dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat radikal bebas , seperti:

  1. Penyakit jantung koroner
  2. Penuaan dini
  3. Peradangan
  4. Peradangan
  5. Diabetes
  6. dll

Manfaat Rosella

Apakah manfaat Rosella? Bunga Rosella dapat mengatasi berbagai penyakit yaitu:

  • Menurunkan asam urat (gout)
  • Melancarkan buang air kecil (diuretic)
  • Membantu menurunkan darah tinggi (hypertensi)
  • Menurunkan kolesterol
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memperbaiki pencernaan

Pengolahan Rosella

Setelah kelopak dipanen dan dikeluarkan bijinya, Rosella dikeringkan sampai kadar airnya cukup rendah. Pengeringan dapat dilakukan dengan cara :

  • Diangin-anginkan/dijemur di bawah sinar matahari, atau
  • Oven

Herbal atau tanaman obat yang sudah dikeringkan ini disebut Simplisia"Simplisia Rosella"

Simplisia rosella dapat diolah lebih lanjut menjadi Rosella Tea atau Teh Rosella, manisan, Sirup, Selai , dan pangan fungsional lainnya.

Sedangkan bagian biji, daun, batang tanaman yang berwarna merah dan mengandung serat, belum tersentuh dan dimanfaatkan lebih lanjut. Seharusnya semua bagian tanaman Hibiscus sabdariffa dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis.

Ayo mulai menanam Rosella..!

 

Herbal teas May 2, 2010

Filed under: Herbal Teas Addict — SanthiS @ 2:50 pm
Tags: , , ,

Teh yang berasal dari herbal itu menyehatkan. Apakah ada teh yang tidak berasal dari herbal?

Teh sendiri berasal dari tanaman teh (camellia sinensis), yang diambil bagian daunnya. Herbal tea bisa diartikan sebagai tisane, ramuan yang asalnya dari batang, daun, bunga, akar , bahkan buah yang dikeringkan. jadi herbal tea tidak mengandung daun dari camellia sinensis. Contoh dari herbal teas adalah: Chrysanthemum, Chamomile, Rosella, Jati belanda, Pegagan, Jahe, Kumis kucing, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Manfaat dari herbal teas bermacam-macam, dapat menurunkan tekanan darah, meringankan sakit kepala, menurunkan kolesterol, menurnkan kadar asam urat. Lalu bagaimana cara membuat teh herbal? Supaya manfaat nya terasa, Biasanya herbal yang telah dikeringan, direbus sampai maksimum 30 menit, setelah itu hasilnya siap untuk diminum. Cara seperti ini yang disebut dengan decoction. Istilah decoction ini mengarah kepada manfaat kesehatan atau penyembuhan bagi peminumnya. Jadi herbal teas merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jadi… tunggu apa lagi, kembalilah ke alam, kenalilah tanaman disekitar kita, siapa tahu tanaman tersebut bisa dijadikan teh. It’s tea time…

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.